Membumikan Gas Bumi, Melangitkan Generasi

Cr

Masyarakat awam memiliki konsepsi yang menyamaratakan gas bumi dengan elpiji. Ini merupakan sesat pikir yang perlu diluruskan. Faktanya, gas bumi bukanlah elpiji seperti yang dikira selama ini.

Jawaban seorang responden ketika ditanya mengenai gas bumi. (Dok. Pribadi)

Sumur gas mengandung 4 komponen penting yakni metana, etana, propana, serta butana. Metana dan etana disalurkan melalui jaringan pipa langsung ke konsumen sedangkan propana dan butana dicairkan menjadi elpiji dan dikemas ke dalam tabung. Gas dalam tabung elpiji disebut LPG (Liquefied Petroleum Gas) sementara gas dalam jaringan pipa disebut LNG (Liquefied Natural Gas). Dilihat dari komposisi penyusunnya, hanya LNG yang dikategorikan sebagai gas bumi atau gas alam.

Detail perbedaan LNG yang merupakan gas bumi dengan elpiji yang bukan merupakan gas bumi.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah cadangan gas bumi terbesar di dunia. Namun hal ini menjadi ironi karena gas bumi justru tidak menjadi energi favorit penduduk Indonesia. Konsumen gas bumi terbilang sedikit jika dibandingkan dengan konsumen energi jenis lainnya.

Indonesia memiliki cadangan gas bumi dalam jumlah besar namun konsumen di tanah air hanya sebesar 17% berdasar data tahun 2014.

Indonesia menempati peringkat ke-10 negara penghasil gas terbesar di dunia pada 2016, namun konsumennya masih tetap rendah.

Angka konsumsi gas bumi yang rendah disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena masyarakat belum mengenal gas bumi dengan baik. Banyak yang menganggap gas bumi berbahaya, mahal, dan repot dalam pengaplikasiannya. Padahal fakta bicara sebaliknya.

Fakta sebenarnya gas bumi : aman, murah, mudah. Sayang sekali banyak masyarakat yang masih salah kaprah. (Cr)

Membumikan Gas Bumi
Melihat tren penggunaan gas bumi di Indonesia yang rendah, perlu kiranya kampanye “Membumikan Gas Bumi” dilakukan. Membumikan artinya memasyarakatkan. Membumikan gas bumi punya makna sebagai tindakan memasyarakatkan gas bumi, atau dalam kata lain membuat lebih banyak masyarakat menggunakan gas bumi. Tindakan ini sifatnya urgent, mengingat energi baik gas bumi memiliki segudang kelebihan yang tidak dimiliki oleh energi lain. Sangat disayangkan jika kehadirannya kurang diapresiasi akibat berkembangnya stigma yang salah di masyarakat atau karena banyak yang tidak familiar dengan gas bumi.

Menyukseskan kampanye “Membumikan Gas Bumi” merupakan tanggung jawab utama dua pihak. Yang pertama adalah pihak supplier. Dalam hal ini, Perusahaan Gas Negara (PGN) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditunjuk secara legal untuk menjadi pemasok gas bumi guna memenuhi kebutuhan energi nasional.

PGN sejak awal berdiri sampai kini. Sebuah perusahaan dengan dedikasi tinggi bagi negeri (Cr)

Dalam upayanya membumikan gas bumi, PGN menawarkan produk unggulan Gasku, Gaskita, dan Sinergi. PGN meyakini gas bumi merupakan solusi yang solutif bagi apapun kebutuhan energi penduduk Indonesia.

Bahan Bakar Gas (BBG) dapat diperoleh di SPBG dan mobile refueling unit yang tersebar di seluruh Indonesia. (Cr)

Gunakan Kalkulator EnergiBaik yang bisa diakses online di laman http://www.pgn.co.id/residensial untuk menghitung penghematan pengeluaran jika kita beralih menggunakan gas bumi.

Laman http://www.pgn.co.id/bisnis menyediakan Kalkulator Listrik dan Kalkulator Boiler untuk memudahkan kita menghitung penghematan production cost jika menggunakan gas bumi. Modal lebih sedikit = Untung lebih banyak

PGN mendukung ketersediaan produk melalui jaringan luas yang dimilikinya. Bahkan melalui RELY ON PGN seperti website dan mobile app, PGN siap sedia 24/7 melayani masyarakat.

Jaringan luas PGN memastikan setiap orang bisa menikmati energi baik gas bumi

Jutaan orang telah merasakan manfaat energi baik gas bumi, thanks to jaringan luas PGN.

Selain berinovasi dalam hal pengadaan produk, PGN juga berupaya membumikan gas bumi melalui serangkaian kegiatan yang dapat memperkenalkan gas bumi kepada khalayak luas.

Salah satu acara memasak yang diadakan PGN dalam rangka memperkenalkan gas bumi pada masyarakat umum. (Cr)

Tanggung jawab selanjutnya berada di pundak kita. Kita merupakan siapa saja yang sudah terlebih dahulu mengenal gas bumi dan mengerti dengan baik kelebihan yang dimilikinya. Tak hanya menjadi sekadar konsumen gas bumi, kita juga perlu proaktif melakukan edukasi pada masyarakat luas. Kita tidak boleh diam saja. Kita harus berupaya maksimal dalam menyukseskan kampanye ini. Karena sesungguhnya tujuan paling akhir dari kampanye ini adalah terciptanya bumi yang indah dan bebas polusi.

Gas bumi mampu meremedi bumi, dengan menurunkan emisi sekaligus memperbaiki polusi. Baca juga http://energibaik.com/bisa-kok-nikmati-bersihnya-langit-jakarta-enggak-cuma-pas-lebaran-saja/ untuk referensi lain dalam bahasa Indonesia.

Tindakan edukasi bisa kita tempuh dengan beragam pendekatan. Yang paling praktis dan efektif (dengan biaya nol rupiah alias gratis) adalah promosi melalui akun media sosial. Lewat postingan sehari-hari, kita bisa jelaskan dengan bahasa kekinian seluk beluk gas bumi. Bahkan kita bisa langsung tag akun PGN sebagai pihak supplier agar viewer postingan kita tidak perlu repot mencari cara bagaimana mendapatkan energi baik gas bumi.

Melangitkan Generasi
            Dengan terlibat aktif dalam kampanye ini, sejatinya kita telah berkontribusi positif menjadikan gas bumi penggerak utama roda kehidupan dunia. Kita pun akan melangitkan generasi. Kita akan membidani lahirnya generasi yang upgraded alias lebih baik. Generasi ini cerdas secara finansial (karena gas bumi membantu menghemat pengeluaran), sehingga mampu melakukan ekspansi pada hal lain yang lebih krusial. Generasi ini sehat secara fisik (karena gas bumi memproduksi lebih sedikit emisi gas buang), sehingga mampu memberikan lebih banyak sumbangsih dalam pembangunan negeri.

Lebih jauh, kesuksesan kampanye ini akan membawa tingkat polusi udara dunia ke level terendah. Bumi akan menjadi lebih bersih dan lebih layak huni. Generasi anak cucu kita akan menjadi lebih upgraded lagi.


Ayo bersama PGN kita sukseskan kampanye “Membumikan Gas Bumi” guna melangitkan generasi!

Cr

Komentar

Postingan Populer