It’s Healing Time with IDNTimes
Belum lama ini aku ngadain
reuni bareng teman sepermainan jaman kumpul bocah dulu. Pertemuan itu sederhana
banget, cuma makan bareng lanjut cerita tentang perjalanan hidup masing-masing.
Temanku rata-rata bekerja di Jakarta, jadi cerita mereka punya satu benang
merah yang sama : mereka stres. Salah satu dari mereka bahkan pernah konsultasi
dengan psikiater biar dia terbebas dari stres. Sekarang sih kondisinya udah membaik,
soalnya dia setiap hari mempraktikkan saran dari psikiaternya.
Sama seperti teman-temanku, stres adalah masalah yang lumrah dialami
oleh orang yang tinggal atau bekerja di Jakarta. Survei terbaru yang dilakukan Zipjet
di Inggris mendudukkan Jakarta pada peringkat ke-19 kota metropolitan penyebab stres terparah di dunia. Ini mengkhawatirkan banget! Soalnya, stres adalah akar
dari masalah serius yang gak bisa kita pandang sebelah mata.
![]() |
| Ngeri ya efek stres itu! # |
Karena
stres merupakan cikal bakal masalah lain yang lebih serius, kita harus
pintar-pintar dalam mengelola dan bahkan mengalahkan stres. Ada banyak caranya.
Mulai dari berolahraga, pergi shopping,
mendengarkan musik, sampai minum teh hijau secara teratur setiap hari. Tapi
tahukah kamu, ada cara yang lebih mudah dan murah untuk mengalahkan stres?
Simply,
membaca.
Yap you read it right! Membaca merupakan sebuah
terapi yang mudah dan murah untuk menghadapi stres. Membaca telah terbukti
secara ilmiah menjadi terapi yang efektif dan efisien. Temanku yang berhasil
terbebas dari stres mempraktikkan metode yang diajarkan oleh psikiaternya ini.
Dia membaca setiap hari.
![]() |
| Fakta membaca yang gak banyak diketahui orang. # |
Layaknya ‘kentang’ yang saat ini mengalami
pergeseran makna, membaca pun demikian adanya. Dulu kentang yaaa makanan yang suka
dimasak pedes bareng udang, ati, sama pete di sambel goreng. Kalau sekarang mah
kentang artinya garing. Kaya kalau kamu lagi kasih jokes di tongkrongan tapi ketawa sendirian sementara yang lain gak
ngerti. Kentang banget!
![]() |
| Gak lucu dah lu! Dasar kentang! Sana jadi kare aja lu! |
Kaya si kentang, membaca juga punya makna baru. Kalau
membaca zaman old berarti melihat dan
memahami apa yang tertulis di buku, beda adanya sama sekarang. Perkembangan
teknologi dan informasi telah merubah cara millenial metropolis membaca. Kini,
membaca tak lagi dilakukan melalui lembaran kertas kaku. Aktivitas membaca telah
berubah menjadi kegiatan dinamis yang bisa dilakukan dimana saja kapan saja. Bahkan
tanpa kehadiran buku secara fisik. Membaca gaya baru ini dilakukan melalui
layar yang lebarnya tak lebih dari 5 inchi dan beratnya tak sampai 1 kg. Konten
yang dibaca pun bisa beraneka ragam. Bisa novel dalam format epub atau pdf.
Bisa oneshot alias cerpen di wattpad.
Atau bisa juga baca artikel-artikel menarik yang ditulis di portal berita online. Apapun kontennya, manfaatnya sama
aja : healing stress alias terapi
stres.
Okay first thing first, walau semua punya manfaat yang sama, aku lebih rekomendasiin buat baca portal berita online aja. Why? Yang pertama jelas lebih murah karena gak harus beli novel atau komik digital. Modal paket data doang. Atau malah pake wifi gratisan yang berarti gak perlu keluar modal. Kedua, konten di portal berita online lebih dinamis dan variatif. Jadi kalau lagi pengen liat artikel tentang kucing lucu terus tetiba galau karena kucing aja punya pasangan men, kamu tinggal klik sama geser geser aja. Selesai perkara.
Naaah
yang jadi masalah kemudian : portal berita online
yang lengkap dan menarik buat dibaca generasi zaman now itu susah banget dicari. Lemme
be honest. Dulu pas lagi stres terus mau cari portal berita online yang bagus buat balikin mood itu
rasanya kaya nyari jerami di tumpukan jarum. Susah minta ampun. Ada portal
berita yang up-to-date tapi diksi
bahasanya abal-abal. Ada yang interaktif tapi kolom komentar pembaca gak di-filter
dan malahan jadi tempat fanwar. Ada
portal berita yang artikelnya bagus tapi user
interface-nya jelek. Niat mau melepas stres malah nambah stres cuy!
Yaaa itu sih dulu. Sekarang semua telah berubah. Tapi
bukan karena negara api menyerang yaa J Semua berubah semenjak IDNTimes rebranding dan terlahir kembali menjadi The Voice of Millenials and Gen Z. Portal
berita milik IDNTimes punya user
interface yang menarik, artikel
lengkap dengan diksi yang kekinian tapi gak alay, serta kolom komentar pembaca yang
kondusif. Pokoknya sesuai sama tagline
yang dibawakan.
![]() |
| IDNTimes tuh komplit pake telur! |
Gak
percaya kalau IDNTimes beneran sebagus itu?
Baiklah, sekarang aku
akan break down beberapa fitur yang
menurutku bikin IDNTimes One-stop Reading
yang worth it banget menjadi jawaban buat
kita escaped from stress tanpa nambah
stres baru.
![]() |
| All aboard!! |
Tab Hype punya beberapa
sub tab yang masing-masingnya punya keunggulan tersendiri. Recommended banget buat hilangin stres yang sudah menghantui dan
merantai kaki deh pokoknya. Tsaaah...
VIRAL
berisi berita yang lagi viral.
Beritanya cukup basic, jadi kemungkinan besar kita bakal
nemuin artikel yang isinya kurang lebih sama dengan portal berita lain. Tapi
yang menarik dan menjadikan berbeda, artikel viral di IDNTimes gak berisikan
paragraf panjang dengan kata-kata yang bejubel. Penulis artikel secara cerdas
merangkum hal yang penting hanya dalam beberapa kalimat pendek. Kita jadi bisa
mendapat inti informasi dari artikel dengan cepat.
![]() |
| Berniat baca buat hilangin stres tapi malah berakhir tambah stres karena kalimat yang dipakai panjang dan diksinya rumit? IDNTimes can’t relate. |
HUMOR
berisi artikel yang isinya sumpah lawak abis!
Sesuai namanya, artikel humor di IDNTimes berisikan kumpulan meme lawak, tweet terlucu dari trending topic Twitter, dan postingan terkocak dari Facebook. Ada juga beberapa artikel yang merupakan saduran alias terjemahan dari trending post 9gag.
Semua artikel di tab
humor dijamin seru dan mengocok perut deh! Jangan dibaca pas lagi ada kelas
atau di jam kerja yaa, ntar kamu
ngakak gak bisa berhenti dan berakhir dimarahin guru atau bos kamu!
ENTERTAINMENT
berisi
berita kekinian dari artis Indonesia sampai mancanegara.
Ini nih tab yang patut dipantengin K-Popers. Isinya lengkap banget. Mulai dari update termutakhir Oppa dan Unni kamu sampai detail pemenang ajang penghargaan bergengsi yang diadain di Korea.
Update dari artis Indonesia sama mancanegara juga
lengkap sih. Tapi maap maap nih, yang aku fokusin K-Pop aja. Aku sukanya sama artikel
yang thumbnail nya pria-pria sipit,
putih, dan mukanya mulus. Jadi berita lain suka di skip sama aku. Yang aku baca pertama artikel yang di judulnya
mengandung nama Oppa bias aku. Sama yang ada dedek gemay nya. Jelas banget lah
ngeliatin mereka bikin stres langsung ilang. Kalau ada update mereka mau bikin album, giliran uang di atm yang ilang buat pre-order album sama merchandise. Huhu. Ayo ngaku siapa yang
ngelakuin hal yang sama kaya akuu?
![]() |
| Sis we’ve been knew. |
FUNFACT
berisi artikel trivia.
Beneran deh, artikel di
FUN FACT IDNTimes literally fun fact.
Trivia yang seru banget buat dibaca. Scrolling
kebawah dan gak berasa waktu berlalu begitu cepat dan stres hilang.
THROWBACK
berisi
artikel nostalgia.
Ini adalah sub tab terfavorit kedua setelah entertainment di tab hype IDNTimes. Sebagai generasi 90-an yang tengah berada pada usia lucu-lucunya, aku seneng banget baca artikel yang disajikan secara cerdas dan bikin throwback ke masa lalu.
Buat yang bukan generasi
90-an tenang aja. Ada throwback jangka
pendek mengintip whats hype di tahun lalu
kok. Dan buat om tante yang generasinya lebih dulu dari gen-90, worry not di tab ini ada banyak artikel
yang bikin throwback sampe tahun
80-an. Wow banget emang bikin nostalgia dan sejenak mengenang masa lampau yang
tak berdosa.
Quiz di Facebook itu populer banget. Beberapa survei dan riset sudah menjelaskan alasan ilmiah dibaliknya. Tapi kalau mau dirangkum sih simple sebenarnya. Manusia itu punya sifat dasar kepo. Kepo pengen tahu bakal nikah sama siapa. Kepo pengen tahu selebriti apa yang mirip dengannya. Kepo kalau jadi karakter Disney dia bakal jadi apa. Dan kepo apakah dia fans sejati Harry Potter atau bukan.
Tapi dibalik rasa kepo yang besar itu, ada juga resiko yang gak kalah besarnya. Ikutan quiz di Facebook gak sepenuhnya aman loh. Ada banyak bahaya mengintai. Mulai dari pencurian data diri, scamming kartu kredit, sampai ancaman malware. No, aku gak cuma nakut-nakutin. Itu beneran terjadi loh!
Nah sekarang kalau kamu
kepo karakter Black Panther mana yang cocok sama kepribadianmu, mending kamu
buruan cus ke tab Quiz di IDNTimes. Quiznya tuh beda sama di Facebook. Ini
lebih seru dan cocok banget buat menjawab ke kepoanmu. Yang paling penting sih,
stresmu bakal hilang dan kamu gak akan kedatangan stres baru karena komputermu
kena malware abis mainan quiznya. Hehe
savage.
Good Food, Good Mood.
Ya bener sih, makanan
enak itu jawaban buat stres. Dan kamu bisa nemuin semua hal tentang makanan enak
di Tab Food IDNTimes biar mood kamu kembali. Ada resep makanan ala restoran bintang lima dengan budget lima lembar uang bergambar Sultan Mahmud Badarudin II. Ada juga rekomendasi
tempat makan yang bakal memenuhi BM kamu tanpa menguras dompet. Lengkap banget!
Oh iya, BM itu singkatan Banyak Mau alias pengen yang sampe kata pengennya
mengandung 7 huruf e. Pengeeeeeeen banget.
Kalau lagi stres berarti kurang piknik. Yang ini gak usah diraguin lagi kebenarannya.
Tab Travel di IDNTimes
punya seabrek artikel yang ‘kamu’ banget soal piknik dan travelling. Misal nih kalau belum ada money buat pergi karena masih harus ngegoyang pohon duit dulu, baca
dulu aja tips travelling murah. Atau kamu baca ini
dulu biar nabungnya makin semangat. Bahkan kalau kamu lagi bete abis dibombardir permintaan
oleh-oleh “teman” kamu, IDNTimes punya sontekan penangkalnya loh.
![]() |
| Gif yang menggambarkan reaksi aku buat artikel travelling ke Korea di tab Travel IDNTimes. |
Oh iya, aku mau sharing dikit. Agak gak penting sih tapi gapapa, aku maksa mau
tetep cerita. Jadi aku sedikit boros pas libur lebaran tahun lalu. Terus di
penghujung libur aku panik. Gajian masih jauh dari pelupuk mata tapi duit udah
mulai seret kaya tenggorokan abis makan gorengan gak ada air minum. Pas browsing, pas banget artikel ini rilis.
Aku ikutin triknya.
Dan benar saja, dompetku berhasil melalui bulan itu dengan selamat. Yey!
Psikolog dan penulis novel Keith Oatley percaya fiction punya pengaruh yang cukup besar
bagi manusia. Dirinya menemukan hubungan mengejutkan antara membaca fiksi
dengan aktivitas otak.
Hal inilah yang menjadikan cerita fiksi sangat
populer. Karena imajinasi kita terbawa dalam arus cerita. Kita seolah-olah
menjadi orang lain dan bahkan berada di tempat lain. Kita seolah menjadi
Hermione yang bertempur hebat melawan Voldemort di Hogwart. Kita seolah menjadi
Milea yang lagi digombalin Dilan sang Jenderal Tempur. We are anyone, anyone but us. We are anywhere, anywhere but here.
Aktivitas berimajinasi yang udah aku jelasin barusan merupakan cara otak “piknik” dari stres. Karena seperti tubuh, otak manusia juga butuh hiburan untuk kemudian bekerja lebih fungsional dan maksimal dibanding sebelumnya. Jadi nih ya, ngebaca cerpen atau cerbung atau bahkan sekedar puisi di Fiction IDNTimes itu merupakan shortcut alias jalan pintas aka cara cepat buat otak kita nge-refresh dirinya biar bisa kembali fresh buat dipake mikir lagi.
Dan gak cuma itu aja. Membaca Fiction IDNTimes itu bisa membantu kondisi mental kita untuk berkembang lebih baik loh! Artinya, kita bakalan lebih siap menerima perubahan yang terjadi dalam hidup. Ini bukan aku asbun alias asal bunyi ya guys. Aku melakukan generalisasi atas paper yang dibuat sama Keith Oatley. Dia yang bilang kalau membaca fiksi tuh bagus buat kondisi kesehatan mental kita.
Oh iya mumpung postingan
blog aku ini bakal dibaca sama pihak web
developer nya IDNTimes, aku mau kasi sedikit saran buat Fiction IDNTimes
biar jadi lebih sempurna. Biar aktivitas berimajinasi pembaca jadi makin maksimal
gituuu..
- Coba dibikin tag buat genre cerita atau puisinya. Jadi kalau ada pembaca in the mood for love atau wanna read something gloomy bin galau bisa langsung lanjut baca yang lain dengan tema dan ambience yang sama.
![]() |
| Contoh tag cerita. Jadi kalau tag diklik bisa langsung terhubung ke pencarian cerita lain dengan tema yang sama. |
![]() |
| Adanya tag juga memudahkan kalau pembaca bingung mau baca cerita yang mana duluan. Lebih bagus lagi kalo ada include sama exclude biar lebih spesifik hasil pencarian cerita atau puisinya. |
- Coba dibikin best of atau seenggaknya bagian story sama poetry tuh bisa di-sorting kaya berdasar jumlah pembaca terbanyak atau jumlah komentar terbanyak. Kan pasti banyak pembaca baru yang gak tahu cerita mana yang bagus karena udah tenggelam jauh di antara update-update yang ada.
![]() |
| Contoh sorting yang bisa dibuat biar pembaca baru gak ketinggalan cerita atau puisi lama yang bagus tapi udah ketumpuk sama yang lebih baru. |
- Ini sih buat cerbung. Jadi kalau bisa ada halaman tersendiri buat foreword, terus ada pintasan alias hyperlink buat tiap chapter.
![]() |
| Kan enak kalau kita mau skip suatu chapter. Misalkan mau loncat langsung ke ending ceritanya aja hehe. |
- Yang terakhir nih ya. Tolong dong bikin ‘Listicle’ yang bisa di hide dan cuma bisa kebuka kalau di klik pembaca atau punya syarat tertentu untuk bisa dibuka. Jadi salah satu temen aku pengen bikin cerita interaktif semacam choose your own adventure nya R. L. Stine tapi rupanya platform IDNTimes belum mendukung niatnya itu. Ide ceritanya dia padahal menarik banget loh.
![]() |
| Begini contohnya. Kalau Pilihan no 6 diklik baru muncul teksnya. Kalau gak diklik ya gak bisa kebuka sendiri kaya pintu mall guys. |
Reading will never go wrong. Gak bakal ada yang salah dari membaca.
Jadi
jangan nunggu stres dulu baru kita mulai membaca. Perlu diingat, membaca bukan
cuma upaya mengatasi stres. Lebih dari itu, membaca adalah upaya mencegah
stres. Seperti pepatah bilang, mencegah lebih baik daripada mengobati. Klise,
tapi kebenarannya hqq syekali. Mencegah stres lebih baik daripada mengobati
stres.
Terus nih ya, membaca
juga bisa menambah wawasan. Dengan wawasan yang luas, kita akan menjadi pribadi
yang bijak. Nah, orang yang bijak bakal lebih dekat dengan kebahagiaan. Apa sih
yang kita cari dalam hidup kalau bukan kebahagiaan?

































Komentar
Posting Komentar