Hydrogin Atom by GIN International : Sebuah Revolusi Investasi Kesehatan Ala Millennial

Cr

“Eh, lu pada ngerasa pusing ga?”

Pertanyaan Mawar memecah keheningan kantor siang itu. Ada sekitar tujuh atau delapan orang, termasuk aku, yang kemudian mendongakkan kepala mendengar pertanyaan Mawar yang dilontarkan tiba-tiba.

“Kepala gua kok nyut-nyutan ya. Apa gegara abis liat kurs dollar yang ngeroket? Investasi gue kepengaruh banget nih! Lu pada ngerasain hal yang sama ga? Apa kepala gua doang?” Mawar melanjutkan pertanyaannya.

“Tekanan darah lu kali yang ngeroket. Investasi kesehatan lu jelek sih!” Lili menjawab dengan lugas.

“Lah, emang gua kurang apaan? Lari gue rutin.” sanggah Mawar dengan sengit. Meminjam istilah millennial, Mawar jadi ngegas.

“Kurang minum air hidrogen boi!”

Mawar yang sudah siap mendebat Lili langsung bungkam. Sepertinya, jawaban Lili dapat diterima oleh logika Mawar.

Sementara aku, dari seberang ruangan, mengerenyitkan dahi mendengar jawaban Lili. “Dih, emang apa hubungannya sama air hidrogen daaaaah?” protesku dalam hati. Namun karena tidak mau memperpanjang “diskusi”, aku tidak mengatakan apa-apa. Aku bertekad melakukan research sendiri saja nanti malam soal ini.

Ralat. Gak sendiri deng. Sebagai manusia yang malas melakukan hal yang sudah terlebih dahulu dilakukan oleh orang lain, aku berencana untuk bertanya pada Prof. Google saja.



Aku mau cerita dulu sebentar. Aku orangnya njelimet. Sebelum memutuskan untuk membeli skincare, make-up, bahkan chiki sekalipun, pasti aku cari tahu tentang ingredient nya terlebih dahulu. Mengenal ingredient suatu produk berarti mengenal asal usul dan efek samping yang mungkin terjadi kalau aku menggunakan produk tersebut. Pun dengan air hidrogen ini.

Jadi malam itu, sehabis membuka laptop, “The Origin of Hydrogen Water” merupakan kata kunci pertama yang aku ketik di laman mesin pencari.

Hasil pencarian membawaku ke beberapa jurnal yang menyebutkan bahwa sejatinya air hidrogen tidak secara alami bisa didapatkan di alam. Hanya ada beberapa sumber air di muka bumi ini yang secara alami merupakan air hidrogen.


Air biasa (dengan rumus kimia H2O) memiliki konsentrasi hidrogen yang rendah. Untuk menjadi air hidrogen, sebuah alat bantu diperlukan untuk menambahkan unsur hidrogen ke dalam air biasa tersebut. Worry not, menurut Stephen S. Fong, PhD, seorang associate professor dari chemical and life science engineering di Virginia Commonwealth University, penambahan unsur hidrogen ke dalam air tidak akan merubah warna, bau, bentuk, maupun rasa air asal. Hal ini dikarenakan hidrogen merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Klik nama Prof. Stephen diatas untuk mengenal lebih jauh profil nya.

Lebih lanjut disebutkan dalam Jurnal MedicalGas Research yang diterbitkan pada 2013 silam, hidrogen yang merupakan unsur terkecil dan paling ringan dalam tabel unsur periodik ini memiliki kemampuan untuk menembus mitokondria. Dengan bekerja langsung di nukleus sebagai pusat pengendali kegiatan sel, air hidrogen bekerja secara tepat dan efektif dalam memanipulasi sel dan sistem metabolisme kita agar sel tubuh berada dalam kondisi sehat dan prima.




Karena jurnal yang aku temukan menyebutkan komposisi air hidrogen tidak berbahaya dan tidak memberikan efek samping negatif, aku melanjutkan research malam itu dengan mengetikkan “Hydrogen Water’s Benefit” dan “Why Hydrogen Water” ke dalam mesin pencari.

Oh iya, kalau ada yang penasaran kenapa keyword yang aku ketik menggunakan bahasa asing, jawabannya simple. Sesederhana lirik lagu Mr. Simple nya Super Junior yang kemarin ditayangkan di closing Asian Games. Karena aku punya akun di beberapa web dengan jurnal berbahasa asing. Aku tidak memiliki akun untuk jurnal berbahasa Indonesia. Hiks. Sedi akutu sebenarnya L

Oke, balik ke topik air hidrogen. Aku menemukan ribuan jurnal yang dibuat sejak tahun 2007 tentang manfaat air hidrogen. No no. Pembaca yang budiman gak perlu ikutan baca jurnal yang seabrek itu satu-satu untuk mengetahui manfaat air hidrogen. Biar mudah, aku akan rangkum beberapa manfaat air hidrogen ke dalam dua kelompok besar ; manfaat preventif atau pencegahan dan manfaat korektif atau perbaikan.


Sambil baca-baca jurnal dan merangkum, aku jadi ingat sama pepatah yang bilang “Lebih baik mencegah daripada mengobati.”

Well, it is super cliche. Pepatah yang artinya bisa dengan mudah dimengerti itu rasanya begitu repetitif. Dikatakan berulang-ulang oleh guru olahraga. Ditempel di ruang UKS sekolah. Sampai dipajang di billboard salah satu jalan utama Kota Bandung. Pepatah ini bahkan diaminkan oleh World Health Organization (WHO), yang mengatakan bahwa 80% penyakit serius bisa dicegah. Kamu bisa cek artikel lengkap WHO disini.

Tapi yang miris, pepatah tersebut lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Iklan junk food yang menggoda, waktu yang terbatas untuk berolahraga, hingga gaya hidup zaman now memaksa kita untuk tidak mengindahkan pepatah tersebut.

Kalau dipikir-pikir ngeri juga ya. Masa iya nunggu sakit dulu baru olahraga? Masa iya nunggu sakit dulu baru mau kontrol asupan makanan yang dikonsumsi?

Ditengah peliknya eksekusi pepatah ini lah, aku bersyukur dengan kehadiran air hidrogen. Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition pada 2010 silam, cukup dengan terapi 1,5 sampai 2 liter air hidrogen setiap hari tanpa ada perubahan pola makan atau bahkan olahraga tambahan, tubuh akan memiliki kemampuan alamiah untuk menangkal radikal bebas dan mencegah datangnya penyakit kronis.

Berikut penjelasan lebih rinci (namun singkat) mengenai kecanggihan air hidrogen dalam menghalau datangnya penyakit kronis :


Buat yang mau baca lebih jauh, bisa cek jurnal aslinya 1, 2, 3 dan 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, dan 13Aku udah link ke jurnal terkait sesuai urutan infografis diatas. Jadi kalau mau baca salah satu aja, tinggal klik di nomor spesifik.


Tak hanya mencegah, air hidrogen juga punya kekuatan memperbaiki yang tak kalah canggih. Berikut beberapa manfaat korektif yang terbukti mampu dilakukan oleh air hidrogen jika dikonsumsi secara rutin:


Again, kalau ada yang mau baca jurnal lengkapnya bisa langsung klik aja 1, 2, 3 dan 3, 4a 4b 4c 4d dan 4e, 5, 6, 7, 8, 9 serta 9 jurnal satunya lagi. Sama seperti sebelumnya, aku udah organisir link jurnal sesuai urutan infografis. Tinggal klik aja di nomor spesifik yang membuatmu tertarik.

Sebenarnya masih ada banyak jurnal yang belum ku baca, dan tentunya masih jauh lebih banyak manfaat air hidrogen yang bahkan belum ditemukan oleh para ilmuwan. Namun membaca beberapa jurnal saja berhasil membuatku takjub bukan kepalang. Aku buru-buru meraih smartphone di atas meja untuk mengirim pesan pada Lili.

“Pantesan tadi siang Mawar mingkem. Lu bener, nih air hidrogen ibarat miracle water. Dasyat!”

Tring Tring. Tak lama smartphone putih ku berdering menandakan ada pesan yang masuk. Rupanya balasan dari Lili. Dia membalas pesanku dalam dua kalimat pendek. Gitu emang Lili orangnya. Untung temen.


Sungguh malam yang produktif bagiku. Aku pun melanjutkan research malam itu tentang Hydrogin Atom. Thanks, Lili. Thanks, kopi hitam pekat tanpa gula. Thanks, wifi tetangga. Hehe. Canda aja, guys.



Seperti yang sudah kuceritakan sebelumnya, air hidrogen tidak bisa didapat secara langsung dari alam kecuali hanya pada beberapa tempat saja di dunia. Diperlukan alat khusus untuk boosting atau menambahkan kadar hidrogen ke dalam air biasa. Ada banyak merk yang ditawarkan di pasaran, namun yang terbaik hanya satu : Hydrogin Atom yang diproduksi oleh PT. GIN Makmur Perkasa atau disebut juga PT. GIN International. Hydrogin Atom ini made in Korea loh guys, negara yang terkenal akan kemajuan teknologinya itu. Bayangin aja Bandara Internasional Incheon (ICN) di Korsel sana telah resmi memakai robot sebagai staffnya sejak akhir Juli 2017. Canggih banget! Jadi teknologi Hydrogin Atom sudah gak perlu lagi diragukan kualitasnya. Canggih dan mutakhir pastinya.




Menurut website resminya, ada 7 alasan utama mengapa Hydrogin Atom merupakan alat pembuat air hidrogen terbaik di dunia.


Sebenarnya selain poin diatas, aku ingin menambahkan setidaknya empat poin lagi yang menurutku menambah nilai plus Hydrogin Atom. Pertama, kualitas output air hidrogen. Nilai PH air hidrogen yang dihasilkan netral, sehingga kompatibel dengan semua orang termasuk yang sensitif terhadap makanan sekalipun. Ini bukan asal iklan tak berdasar guys. Pihak PT. GIN sendiri telah menyerahkan sampel air hidrogen untuk diteliti di laboratorium. Hasilnya? Odourless, tasteless, aman tanpa ada bakteri yang masuk karena kesalahan alat, serta air memiliki PH netral 7.6. Oh iya, poin air hidrogen yang tasteless juga cukup penting. Pasalnya, mereka yang picky eater dan sensitif terhadap rasa makanan atau minuman jadi bisa mendapatkan manfaat air hidrogen tanpa merasa terganggu.

Baca lebih jauh disini.

Poin yang kedua adalah gak ribet, baik saat penggunaan maupun perawatan. Penggunaan dilakukan hanya dalam beberapa langkah saja. Kamu bisa saksikan sendiri lewat tutorial penggunaan di video yang ku attach ini, betapa mudahnya mengoperasikan Hydrogin Atom.



Saat perawatan pun tak perlu rempong. Cukup gunakan beberapa sendok citric acid dan air hangat saja. Kamu bisa membelinya di toko bahan kimia atau market place dengan kata kunci “citric acid”. Dengan modal tak sampai lima ribu rupiah, Voila! Hydrogin Atom kamu akan awet dan terus menerus terasa seperti baru. Tonton video penjelasan cara merawat Hydrogin Atom di bawah ini buat lebih lengkapnya, guys!


Ketiga, hemat dan ekonomis. Poin ini krusial banget, terutama buat emak-emak dan calon emak-emak. Faktor uang ini pasti menjadi salah satu pertimbangan kaum hawa sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang.

Hydrogin Atom jelas jauh lebih hemat.

Oke, next.

Bete gak sih kalau ada barang bagus tapi susah didapat atau kalau mau nanya dan butuh service susah? Untuk poin ini, Hydrogin Atom can’t relateMenurutku ini patut jadi poin plus keempat Hydrogin Atom.




Karena malam semakin menua tapi we’re not getting any younger, aku berniat menyudahi research malam itu dan pergi tidur. Ngantuk banget rasanya. Namun sebelum beristirahat, aku mendapat kesimpulan penting bahwa Hydrogin Atom merupakan instrumen investasi kesehatan yang cucok meong buat generasi millennial. Terapi air hidrogen ala Hydrogin Atom praktis dan revolusioner, serta terbukti efektif melawan 200 macam penyakit. Filosofi ini sangat selaras dengan karakter generasi millennial yang tak mau repot dan ingin serba instan. Dengan Hydrogin Atom, kita sebagai bagian dari generasi millennial tidak perlu meluangkan banyak waktu, tidak perlu repot pindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak perlu menjadi ketinggalan zaman. Rasanya, upaya menjaga kesehatan tak pernah semudah dan semenyenangkan ini.

Hmm, aku jadi punya ide nih. Lain kali kalau Mawar nanya aku pusing atau gak, aku akan menjawab dengan penuh percaya diri :


Komentar

Postingan Populer