Transformasi Digital Sebagai Inovasi Pemungutan Pajak Nasional
![]() |
| Cr : Dribble |
Pada April 2012 silam, Bunga
menikah dan memutuskan untuk ikut suaminya pindah ke suatu desa yang agak jauh
dari pusat kota di Pulau Kalimantan. Awalnya, semua terasa indah buat Bunga. Grup
chat Whats App kami pun jadi penuh
cerita keseruan Bunga tentang harga makanan yang lebih murah, harga pakaian
yang lebih miring, serta kondisi lingkungan yang jauh dari polusi. Bunga pamer
tentang kondisi kulit wajahnya yang membaik dan jadi bebas jerawat setelah
pindah. Saat itu, ingin sekali rasanya aku mengikuti jejak Bunga pindah ke luar
pulau.
Rupanya, masa pamer kebahagiaan
Bunga tidak berlangsung lama. Karena suami Bunga sudah memiliki rumah, maka
Bunga berkewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ketika waktunya tiba
bagi Bunga membayar PBB, Bunga mulai mengeluh panjang lebar di grup. Bunga bercerita
bahwa dirinya harus jauh-jauh pergi ke pusat kota dan mengantri berjam-jam. Hal
tersebut diperparah dengan sulitnya akses keluar desa jika tidak memiliki
kendaraan pribadi. Pernah pula suatu ketika Bunga bercerita bahwa dirinya harus
membayar denda yang tidak sedikit jumlahnya karena telat membayar pajak.
Padahal keterlambatan terjadi bukan karena kelalaian Bunga, melainkan karena hujan
deras yang mengguyur desa berhari-hari sehingga kondisi jalanan tidak mungkin
dilalui oleh Bunga untuk pergi ke kota. Selain PBB, masih ada beberapa pajak
lainnya yang perlu dibayar oleh Bunga yang waktu jatuh temponya tidak
bersamaan. Jadilah setiap waktu itu datang, notifikasi grup chat kami penuh dengan pesan masuk yang
isinya keluhan, omelan, serta komentar pedas dari Bunga. Cerita Bunga yang
detil membuat seisi grup rasanya ikut mengalami sendiri betapa repotnya
membayar pajak di desa terpencil di luar Pulau Jawa.
Pada tahun 2013, Bunga
dinyatakan positif hamil. Kondisi trisemester pertama Bunga tidak berjalan
begitu lancar. Bunga mengalami morning-sick
dan kelelahan sepanjang hari. Kondisi ini tidak memungkinkan bagi Bunga untuk
berkendara pergi ke kota apalagi mengantri berjam-jam guna membayar pajak.
Jadilah setiap jatuh tempo, suami Bunga bolos bekerja untuk membayar pajak ke
kota.
Indonesia saat ini sedang
mengalami fenomena disrupsi, dimana semuanya dituntut serba cepat, tepat,
praktis, dan mudah. Fenomena ini tentu berdampak ke semua lini kehidupan.
Transportasi massal, sosial budaya, dan tak terkecuali cara membayar pajak.
Jika menurut studi Paying Taxes 2017 yang dilakukan Bank Dunia
dan PricewaterhouseCoopers (PwC) waktu rata-rata yang diperlukan untuk
menyelesaikan semua pembayaran pajak secara benar dan sesuai dengan aturan
dalam setiap tahunnya adalah 221 jam, maka pola seperti ini tidak lagi bisa
diterapkan di era sekarang. Wajib Pajak seperti Bunga butuh solusi yang solutif
agar setiap waktu jatuh tempo, Bunga bisa menjalankan kewajibannya membayar
pajak dengan praktis, mudah, serta cepat. Suami Bunga juga butuh solusi konkrit
agar saat membayar pajak, dirinya tidak perlu bolos kerja. Dan orang seperti
aku butuh solusi yang imparsial agar setiap waktu jatuh tempo, ketenangan grup
chat bisa terjaga dari omelan dan keluhan terkait pembayaran pajak yang bertele-tele.
Selatar dengan apa yang
terjadi di era ini, tools atau alat
bantu yang memungkinkan Wajib Pajak melakukan pengecekan dan pembayaran pajak kapan
saja dan dimana saja tentulah sangat krusial. Lebih lanjut, tools ini juga sangat krusial bagi
pemerintah. Pasalnya menurut data yang berhasil aku himpun, angka pemasukan
pajak kita terhitung rendah dibandingkan target yang ingin dicapai pemerintah.
Dan seperti yang kita ketahui, pajak merupakan salah satu sumber devisa negara.
Jika angka pemasukan ini kecil, maka bisa dipastikan pembangunan infrastruktur
di Indonesia tidak akan berjalan maksimal.
![]() |
| Trend Penerimaan Pajak Periode 2005-2013 |
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Republik
Indonesia memahami betul bagaimana krusialnya tools ini bagi masyarakat dan pemerintah. Maka semenjak 2014 akhir,
angin perubahan mulai berhembus. DJP Online milik pemerintah mulai berjalan. DJP
online merupakan aplikasi berbentuk e-Filling
yang penyediaannya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Dalam
penggunaannya, Wajib Pajak cukup membuka laptop yang terhubung dengan jaringan
internet lalu mengisi formulir dalam beberapa klik. Dalam sekali duduk, urusan
Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pun telah selesai dilakukan.
![]() |
| Cr |
Selain memiliki platform sendiri, DJP juga secara
terbuka bermitra dengan beberapa platform online
lain seperti Pajakku dan OnlinePajak. OnlinePajak sendiri merupakan
platform yang memudahkan Wajib Pajak menghitung nominal pajak yang harus dibayar,
melakukan pembayaran pajak, hingga melaporkan setiap pembayaran yang telah dilakukan.
Secara fungsi, OnlinePajak tak ubahnya dengan DJP Online milik Direktorat
Jenderal Pajak. Kedua platform tersebut sama-sama bisa diakses gratis oleh
masyarakat luas. Namun menurut Charles Guinot selaku founder, OnlinePajak memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya
antarmuka (interface) yang lebih menarik dan penggunaan yang
lebih mudah. OnlinePajak juga lebih praktis karena dapat melakukan perhitungan
beberapa jenis pajak sekaligus seperti Pajak Penghasilan (PPh) 21, PPh 23,
hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN). OnlinePajak pun telah terkoneksi dengan
sistem e-Billing dan e-Filing milik kantor pajak, sehingga
Wajib Pajak bisa membuat e-Faktur dan
SPT dengan menekan satu tombol. Semua bisa dilakukan dalam satu akun dan memakan
waktu kurang lebih 5 menit saja.
![]() |
| Tampilan OnlinePajak |
![]() |
| Cr : Tirto.id |
Pada 2018 ini,
OnlinePajak meluncurkan PajakPay. PajakPay merupakan dompet digital yang cara
kerjanya sangat mirip dengan dompet biasa. Sebelum menggunakannya, Wajib Pajak perlu
terlebih dahulu mengisi saldo PajakPay dengan cara top up. Setelah itu, Wajib Pajak dapat melakukan pembayaran
berbagai tagihan pajak dengan langsung memotong saldo PajakPay. Fitur dompet
digital PajakPay merupakan bentuk kerja sama antara Bank Sinarmas dengan
OnlinePajak. Bank Sinarmas merupakan salah satu bank persepsi resmi yang telah
terdaftar di DJP.
OnlinePajak terus
berimprovisasi, salah staunya dengan mengadopsi sistem blockchain. OnlinePajak menjadi aplikasi perpajakan pertama di
Indonesia yang mengadopsi sistem ini untuk melindungi keamanan dan kerahasiaan
data dari 800 ribu pengguna aktif platform. Blockchain adalah
teknologi disruptive untuk menjawab kendala-kendala perpajakan
yang banyak dirasakan Wajib Pajak.
Selain Pajakku dan OnlinePajak, masih ada layanan lain untuk membantu badan usaha menunaikan kewajiban bayar pajak mereka. Contohnya Klik46. Sama seperti dua aplikasi lainnya, Klik46 juga melayani pembayaran pajak dan pelaporan SPT. Bedanya, Klik46 memiliki layanan point of sale (POS). Melalui layanan POS, Klik46 ingin membantu meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
![]() |
| Cr : Tirto.id |
Sekarang pasti
banyak yang bertanya-tanya; bagaimana dengan angka pemasukan pajak setelah
sistem online ini dilaksanakan? Apakah ada perubahan? Apakah perubahan tersebut
signifikan?
Dan jawaban untuk
semua pertanyaan tersebut hanya satu; YES.
Kemudahan
pembayaran pajak dan angka pemasukan pajak berhubungan lurus. Artinya, jika
Wajib Pajak terfasilitasi saat melakukan pembayaran pajak maka akan terjadi
kenaikan pemasukan pajak yang jumlahnya signifikan.
Ambil contoh platform
OnlinePajak. Pada akhir tahun 2016 silam, OnlinePajak mengklaim jika mereka
berhasil memfasilitasi pembayaran pajak sebesar Rp2,7 triliun. Melihat
angka ini, OnlinePajak memasang target pengelolaan pajak untuk tahun 2017 senilai
Rp15 triliun. Dan nyatanya pada akhir tahun 2017, nilai pajak yang mereka
kelola justru jauh lebih besar dari target hingga sebesar Rp40 triliun.
Jika pada tahun 2017
dari platform OnlinePajak saja ada 800ribu Wajib Pajak yang terfasilitasi
sehingga terjadi pemasukan pajak sebesar Rp40 triliun, bayangkan berapa banyak dana
yang masuk ke kas negara setelah digabungkan dengan platform online lain!
![]() |
| Cr : CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani |
![]() |
| Cr : CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani |
Setelah melihat data dalam bentuk angka dan
statistik yang valid, maka jelas pembayaran pajak gaya baru yang berbasis online merupakan pengungkit (leverage) yang handal untuk mendongkrak pemasukan
negara dari sektor pajak.
Target pengumpulan pajak Indonesia pada tahun 2018 adalah sebesar Rp1.423,9 triliun. Pemerintah (terutama DJP) perlu melakukan lebih banyak inovasi untuk bisa memenuhi target dengan nilai fantastis tersebut.
Berikut beberapa saran yang semoga bisa menjadi masukan
positif bagi DJP dalam upaya menyempurnakan sistem perpajakan Indonesia.
Walau
telah banyak pihak ketiga yang menjadi mitra DJP untuk melayani pembayaran dan
penghitungan pajak, pemerintah daerah (pemda) tetap punya peran yang krusial. Sebagai
pihak yang paling mengenali daerahnya, pemda harus berinisiatif mengeluarkan
inovasi-inovasi dalam rangka meningkatkan kesadaran pembayaran pajak warganya. Pemda
harus menjadikan hambatan sebagai tantangan yang bisa dijawab dengan
memaksimalkan potensi kelebihan daerah. Hal ini dilakukan salah satunya guna
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, tentunya agar daerahnya
dapat memberikan kontribusi secara maksimal.
Berikut beberapa daerah inspiratif dengan proyek kreatifnya
masing-masing. Proyek-proyek ini terbukti meningkatkan volume PAD dari sektor
pajak. Harapannya, pemda lain bisa termotivasi untuk mengadakan proyek serupa
atau bahkan lebih baik lagi.
![]() |
| Cr |
Statistik telah bicara bahwa sistem perpajakan gaya baru yang berbasis online terbukti menjadi inovasi solutif untuk meningkatkan angka pemasukan negara dari sektor pajak. Sistem ini terbukti efektif, efisien, dan mampu menjangkau Wajib Pajak hingga ke pelosok negeri. Sesuatu yang tidak bisa dilaksanakan secara maksimal saat semua dilakukan secara manual dulu. Walau demikian, pemerintah daerah tetap perlu berinovasi agar Wajib Pajak punya lebih banyak pilihan saat ingin menunaikan kewajibannya membayar pajak. Inovasi ini merupakan salah satu kunci suksesnya pembangunan di daerah. Tanpa adanya inovasi, pembangunan hanya akan berjalan di tempat.
Yang perlu diingat, perubahan struktural harus diikuti
oleh perubahan kultural. Salah satunya dengan internalisasi mindset dan perilaku.
Kecanggihan teknologi, beragam inovasi, serta layanan paripurna yang dilakukan
pemerintah tak akan berarti tanpa adanya kesadaran dalam diri masing-masing masyarakat
untuk selalu taat bayar pajak. Kita semua harus sadar dan memahami bahwa pajak
bukanlah sekadar kewajiban, melainkan salah satu bentuk kontribusi kita bagi
negeri tercinta ini. Pajak kita akan membiayai pembangunan infrastuktur. Pajak
kita akan membantu pembangunan daerah tertinggal. Dan pastinya dengan membayar
pajak, kita dapat mencapai tujuan mulia para pendiri bangsa untuk mencapai
masyarakat yang bermartabat, adil dan makmur.
Referensi :
https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/artikel-dan-opini/optimalisasi-penerimaan-negara-dari-sektor-pnbp/
https://id.techinasia.com/onlinepajak-resmikan-pajakpay
https://id.techinasia.com/onlinepajak-platform-yang-mempermudah-proses-pembayaran-pajak
https://majalahpajak.net/forum-ekonomi-dunia-nobatkan-onlinepajak-sebagai-pionir-teknologi-2018/
https://majalahpajak.net/layanan-pajak-dengan-inovasi-terkini/
https://tirto.id/jurus-go-jek-mengurangi-beban-bakar-uang-dari-go-pay-cKQ8
https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/10/202834726/bankir-indonesia-anggap-go-jek-pesaing-baru-di-dunia-perbankan
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/12/2022-penjualan-e-commerce-indonesia-mencapai-rp-16-miliar
http://www.beraunews.com/ekonomi/2517-baru-seminggu-sim-hore-kukuhkan-kenaikan-sebesar-40-persen
http://www.beraunews.com/politik-pemerintahan/pemerintahan/722-hebat-inovasi-simhore-dispenda-pertama-di-indonesia
https://www.banyuwangikab.go.id/berita-daerah/dinas-pendapatan-luncurkan-drive-thru-bayar-pbb-cukup-5-menit.html
https://media.neliti.com/media/publications/78598-ID-inovasi-pelayanan-pembayaran-pajak-bumi.pdf























Saya sangat bersyukur kepada Ibu Fraanca Smith karena telah memberi saya
BalasHapuspinjaman sebesar Rp900.000.000,00 saya telah berhutang selama
bertahun-tahun sehingga saya mencari pinjaman dengan sejarah kredit nol dan
saya telah ke banyak rumah keuangan untuk meminta bantuan namun semua
menolak saya karena rasio hutang saya yang tinggi dan sejarah kredit rendah
yang saya cari di internet dan tidak pernah menyerah saya membaca dan
belajar tentang Franca Smith di salah satu blog saya menghubungi franca
smith konsultan kredit via email:(francasmithloancompany@gmail.com) dengan
keyakinan bahwa pinjaman saya diberikan pada awal tahun ini tahun dan
harapan datang lagi, kemudian saya menyadari bahwa tidak semua perusahaan
pinjaman di blog benar-benar palsu karena semua hautang finansial saya
telah diselesaikan, sekarang saya ) memiliki nilai yang sangat besar dan
usaha bisnis yang patut ditiru, saya tidak dapat mempertahankan ini untuk
diri saya jadi saya harus memulai dengan membagikan kesaksian perubahan
hidup ini yang dapat Anda hubungi Ibu franca Smith via email:(
francasmithloancompany@gmail.com
Hari yang baik untuk semua warga negara Indonesia, nama saya Nurul Yudianto, tolong, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini sehingga semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman pinjaman di internet
BalasHapusSetelah beberapa waktu berusaha mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman secara online tetapi saya curang dan kehilangan Rp18,7 juta, kepada seorang wanita di saudi arabia dan Nigeria.
Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya Nyonya Rika Nadia (rikanadia6@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya kepada Lady Esther, manajer Cabang dari Access Loan Firm, sehingga teman saya meminta saya untuk mendaftar dari LADY ESTHER, jadi saya Menjerit dituangkan dan dihubungi LADY ESTHER. melalui email: (estherpatrick83@gmail.com)
Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp250 juta dengan suku bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman, saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam uang pinjaman telah dimasukkan ke dalam rekening bank saya.
Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima panggilan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan jumlah Rp250 juta. Saya sangat senang bahwa akhirnya Tuhan telah menjawab doa-doa saya dengan buku pinjaman dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.
Semoga Tuhan memberkati LADY ESTHER untuk mewujudkan kehidupan yang adil bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) atas pinjaman Anda
Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nurulyudianto2@gmail.com) Salam
Halo semuanya! Bantu saya berterima kasih kepada Bunda Esther
BalasHapusSaya Widodo saya tinggal di Medan di Indonesia, saya telah mencari pinjaman selama beberapa tahun. Saya 6 kali menjadi korban penipuan dengan pemberi pinjaman palsu yang telah menghancurkan hidup saya, saya memang mencoba bunuh diri karena mereka. Karena saya punya hutang dan tagihan yang harus dibayar. Saya pikir ini sudah berakhir untuk saya, saya tidak lagi memiliki perasaan hidup. Saya hampir menyerah, tidak sampai saya mencari saran dari teman SISKA WIBOWO (siskawibowo71@gmail.com) yang kemudian mengarahkan saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal, Ny. ESTHER PATRICK yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 150 juta Rupiah dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau tekanan pada tingkat bunga lebih rendah dari 2%. (estherpatrick83@gmail.com)
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah pinjaman yang saya terapkan langsung ditransfer ke rekening bank saya tanpa penundaan atau kekecewaan, karena saya berjanji akan membagikan kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres . silakan hubungi ibu sekarang estherpatrick83@gmail.com
Dan saya tahu sebagian besar dari Anda juga telah menjadi korban penipuan, Anda tidak perlu repot lagi karena saya harus menyampaikan kabar baik dan satu-satunya pemberi pinjaman yang dapat Anda percayai, Jadi saya tidak dapat menyimpan ini untuk diri saya sendiri sehingga saya harus mulai dengan membagikan kesaksian tentang mengubah hidup ini bahwa Anda dapat menghubungi saya melalui email (widodocepi@gmail.com) Ny. Esther Patrick Saya selamanya Bersyukur atas Segala yang telah Anda lakukan untuk saya.